Sebuah impian yang sangat terkenal di dunia dari Martin Luther King,jr., pada saat melakukan gerakan protes untuk pekerjaan dan kebebasan pada tanggal 28 Agustus 1963 di Washington D. C. Disana Martin Luther King j.r menyerukan sebagian besar impian dari dalam hatinya, yang secara bersamaan menjadi pedoman penting :
Saya mempunyai sebuah impian , bahwa keempat anak saya suatu saat nanti hidup di sebuah negara yang tidak menilai mereka berdasarkan warna kulit , tetapi berdasarkan karakter mereka. Saya bermimpi , hari ini!
Impian dan harapan merupakan mesin dan bahan bakar bagi manusia , budaya dan masyarakat. Untuk anak - anak dan generasi muda hal ini sangatlah penting , karena mereka adalah petugas penerus impian dan harapan masa depan masyarakat kita.
Pada Festival Sandiwara Anak Internasional 2010 yang ke-11 ini berfokus pada impian, dimana impian sebagai pendorong dan penerjemah dalam sosial budaya dan kesenian yang sebenarnya, serta dalam wujud keikutsertaan masyarakat pada persiapan festival ini.
Tema dari festival ini -diformulasikan oleh Dirk Müller , pemuda berasal dari Lingen- ditujukan pada kreativitas dan kemampuan serta kesenangan anak -anak dalam berkomunikasi. Dengan bermain bersama kemampuan bersosialisasi mereka akan tumbuh dan berkembang, mengalahkan keinginan untuk menbatasi diri berdasarkan agama dan keberadaan sosial di masyarakat.
Anak- Anak mengutarakan pendapat mereka dengan rasa percaya diri.
Dalam menampilkan hasil karya , selain mereka tidak hanya mengutarakan harapan dan impian tetapi juga mengambarkan kondisi kehidupan sosial dan masyarakat dari negara mereka berasal , serta memikirkan secara dalam tentang perubahan-perubahan penting yang harus dilakukan sehingga generasi muda mendapatkan kesempatan menikmati masa depan mereka di abad 21
Motto "Make your Dream!" ini adalah seruan yang ditujukan tidak hanya kepada seluruh anak , tetapi juga kepada orang dewasa, untuk mendengar impian mereka dan membuat impian tersebut menjadi sebuah kenyataan.



